Laman

Ahlan Wasahlan

Selamat Datang di Gerbang Ilmu Duniaku
Semoga bermanfaat ^^

Sabtu, 14 Juli 2012

Kaderisasi dalam Pemudi Persatuan Islam




Umat yang berhasil adalah “Umat yang mampu melakukan regenerisasi kepemimpinan secara baik dan berkelanjutan”


29.  Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud[1406]. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya Maka tunas itu menjadikan tanaman itu Kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya Karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.
(QS Al-Fath : 29)

[1406]  Maksudnya: pada air muka mereka kelihatan keimanan dan kesucian hati mereka.


Kader Pemudi itu harus KUAT :

*      KUAT 1

>    K : Kukuh dalam pendirian, Istiqomah dalam keyakinan.


30.  Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" Kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, Maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang Telah dijanjikan Allah kepadamu". (QS Al-Fusilat : 30)


>     U : Utuh dalam memandang setiap persoalan dan tidak parisial (setengah-setengah)


11.  Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. dan janganlah suka mencela dirimu sendiri[1409] dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman[1410] dan barangsiapa yang tidak bertobat, Maka mereka Itulah orang-orang yang zalim. (QS Al-hujrat : 11)

[1409]  Jangan mencela dirimu sendiri maksudnya ialah mencela antara sesama mukmin karana orang-orang mukmin seperti satu tubuh.
[1410]  panggilan yang buruk ialah gelar yang tidak disukai oleh orang yang digelari, seperti panggilan kepada orang yang sudah beriman, dengan panggilan seperti: Hai fasik, Hai kafir dan sebagainya.


>     A : Asah, yakni mempertajam diri dengan saling menasihati.

3.  Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (QS Al-Ashr : 3)

>     T : Taat terhadap Syariat dan Nidham

59.     Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. (QS An-nisa : 59)



*      KUAT 2

>     K : Kokoh dalam dalil dan argumentasi

108.  Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, Aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan Aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".(QS Yusuf : 108)


>     U : Usaha
·        Maksimal
·        Tidak Ceroboh
·        Tinggi semangat jihad dan ijtihad


>     A : Asih (Bersifat Penyayang)


 >    T : Tanggap terhadap masalah dakwah : Fastabiqul Khoirot (Berlomba-lomba dalam kebaikan)


148.  Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS Al-Baqoroh : 148)

Sabtu, 07 Juli 2012

Kiat-Kiat Membangun Kepercayaaan


Sebelum Nabi Muhammad saw dikukuhkan menjadi seorang Rasull beliau sudah sangat populer di tengah masyarakat kota Mekkah dengan gelar al-Amin yaitu orang yang sangat terpercaya (amanah/kredibel). Gelar ini baik sebelum maupun sesudahnya tidak pernah ada lagi.
Sungguh dahsyat pengaruh suatu kepercayaan dan luar biasa pentingnya untuk kesuksesan karir kehidupan di dunia maupun di akhirat, jauh melampaui modal harta benda, kedudukan, jabatan, atau ilmu sekalipun. Ketika kepercayaan sudah sirna di hati orang lain, sulit sekali ntuk tumbuh, walaupun dengan berjuta janji atau membayar dengan harta sebanyak apapun, jikalau kepercayaan di hati orang sudah hilang maka perasaan yang muncul selalu mencurigai dan rasa tidak percaya diri akan selalu membayang dan membekas.

Berikut ini sekelumit uraian yang isya Allah akan menumbuhkan dan memperkuat kepercayaan seseorang :

A. Kejujuran yang terbukti dan teruji

Kejujuran adalah perilaku kunci yang sangat efektif untuk membangun kepercayaan (kredibilitas), begitu pula bila sebaliknya dapat menghancurkan kehidupan seseorang.

Biasakanlah selalu jujur dimulai dari hal yang paling sederhana dan kecil sekalipun, walaupun terhadap anak kecil, karena sesunggunya Allah menilai perilaku kita, yakinlah tak akan pernah untung sama sekali dengan ketidakjujuran selain kerugian yang mendera dan menghancurkan, sudah terlalu banyak bukti di sekitar kita untuk dijadikan pelajaran.

1. Jangan sekali-kali berbohong atau terpancing untuk menambah omongan sehinga menjadi dusta walau dalam gurauan sekalipun.
2. Jangan pernah mudah membuat janji, pastikan setiap janji yang diucapkan sudah diperhitungkan matang-matang, dan berusaha keraslah untuk memenuhi janji.
3. Tepat waktulah dalam segala hal, jangan terlambat atau gemar menunda-nunda atau mengakhirkan.
4. Biasakanlah memiliki data dan fakta yang jelas, dan bersikaplah terbuka.
5. Milikilah kemampuan dan kesungguhan mengevaluasi diri, dan segera perbaiki diri begitu ditemukan kesalahan serta bertanggungjawablah dengan sungguh-sungguh dan tulus.
6. Jangan pernah patah semangat bila didapati masa lalu kita pernah atau banyak keidakjujuran.


B. Cakap

Komponen kedua yang tak kalah pentingnya adalah kehandalan dan kecakapan kita dalam melaksanakan tugas. Walaupun sangat dikenal dan teruji kejujurannya tapi kalau dalam melaksanakan tugas sering berbuat lalai dan kesalahan maka hal ini pun akan merontokkan kredibilitas.
1. Kunci utamanya adalah secara sadar kita harus selalu belajar, melatih diri, mengembangkan kemampuan, wawasan serta keterampilan kita secara sistematis dan berkesinambungan, sehingga selalu memiliki kesiapan yang memadai untuk melaksanakan tugas.
2. Awalilah selalu dengan membuat perencanaan yang baik dan persiapan yang matang, gagal dalam merencanakan sama dengan merenacnakan kegagalan.
3. Jangan lupa selalu check and recheck, tak boleh kita melakukan sesuatu tanpa cek ulang, sangat banyak peluang kesalahan atau kegagalan yang terselamatkan dengan sikap yang selalu mengadakan pengecekan ulang.
4. Laksanakan segala sesuatu dengan kesungguhan, sikap yang hati-hati dan cermat, jangan anggap remeh kelalaian dan kecerobohan karena semua itu biang kesalahan dan kegagalan.
5. Selalu sempatkan untuk evaluasi dari setiap tahapan apapun yang kita lakukan, percayalah merenung sejenak untuk mengevaluasi membuat karya kita akan semakin bermutu.
6. Nikmatilah dengan menyempurnakan apa yang bisa dilakukan, jangan pernah puas dengan setengah-setengah, jangan pula puas dengan 90%, kalau kita bisa menyempurnakannya, mengapa tidak?

C. Inovatif

Segala sesuatu yang ada selalu berubah, di dunia ini tidak ada sesuatu apapun yang tidak berubah, satu-satunya yang tetap adalah perubahan itu sendiri, oleh karena itu siapa pun yang tidak menyiapkan diri untuk menghadapi perubahan maka dia akan tergilas kalah oleh perubahan tersebut.

Maka jelaslah sudah yang dimaksud dengan sabda Rasulullah bahwa orang yang hari ini sama dengan hari kemarin adalah orang yang merugi karena berarti tak ada kemajuan dan tetinggal oleh perubahan, orang yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin dianggap orang yang celaka, karena berarti akan tertinggal jauh dan sulit mengejar, satu-satunya pilihan bagi orang yang beruntung adalah hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, berarti harus ada penambahan sesuatu yang bermanfaat, inilah sikap perubahan yang diharapkan selalu terjadi pada seorang muslim, sehingga tidak akan pernah tertinggal, dia selalu antisipatif terhadap perubahan, dan selalu siap menyikapi perubahan.

Berikut ini beberapa anjuran agar kita dapat selalu mengembangkan kemanpuan kreatif kita:

1. Banyak membaca dan menulis.
2. Banyak berdiskusi dan bertanya.
3. Banyak melihat (mengadakan studi banding).
4. Banyak merenung (tafakur).
5. Banyak berbuat dan mencoba.
6. Banyak beribadah dan berdo'a.

Mudah-mudahan kegighan diri kita, menjaga agar karir hidup ini menjadi orang bersih, terbuka, jujur terpercaya yang dilakukan dengan tulus karena Allah semata.
Selamat berjuang saudaraku sekalian, cukuplah Allah sebagai satu-satunya tujuan, pelindung, tumpuan harapan dan satu-satunya penolong kita semua.

Wallahu a'lam bishshawab.

Selasa, 19 Juni 2012

Bersabar Menanti Kehendak Illahi


Ku dekap awan saat aku melangkah bersama asa yang kian tertinggal..
ku lihat engkau di sana tertunduk sepi dalam cinta yang kau persembahkan untuk Illahi ..
Kau berjuang bagai tiada duri yang menyelimuti, kau tetap kobarkan semangat keikhlasan bagai tiada jurang yang menanti ..
tiada ragu ketika Allah hembuskan sebuah rasa yang berbeda,
tak ingin aku mengartikan lebih jauh , aku takut ini hal yang tak semsestinya aku rasakan  ..
Aku kembali terdiam bagai tak tau arah untuk melangkah , batinku seakan tertekan , pikiran ku kalut dan kacau ..
Ya Rabbii apa yang sedang aku rasakan?
Hatiku bergemuruh mengucap seribu cinta untukMu, langkahku semakin ingin ku patrikan hanya untuk menuju keridloanMu ...
Tapi apa ini , kembali ku terangkat melihat sosok penuh kearifan yang tak mampu ku lepaskan dari ucap keagunganMu menciptakan makhluk yang tak kuasa untuk ku tatap ..
Aku memandanginya dari sudut yang tak mesti ku angkat lebih dekat lagi , aku mengaguminya tapi tiada ingin ku lebihkan ..
duhai engkau yang kini menyirat jiwa,
Jauh engkau kini di sebrang sana ,
Engkau bukan mahramku dan bukan pula awal mimpiku ..
engkau hadir bagai hembusan luar biasa yang ku rasa , engkau memotivasi diri untuk jauh mencintai Illahi ..
engkau bukan tujuan ku, karena yang ku tuju hanya Ridlo Illahi ..
Tersirat dalam qolbu ingin rasanya aku dalam pelitamu, bersama meraih Ridlo Illahi dalam genggaman Cinta Rabbul Ijjati ..
Tapi ku tau belum masa aku memikirkannya,
aku hanya ingin menjaga diriku karena Allah memerintahkanku..
Penantian ini hanya harap seorang insan tiada sempurna ,
yang tentang baiknya aku dan engkau hanyalah Rabii yang Maha Tau ..
Penantian ini adalah keindahan yang menyirat jiwa..
Untuk Illahi aku menanti..
dengan izinnya aku berharap .
.
Duhai Insan yang tak ku tau siapa egkau ,
Lanjutkanlah dakwahmu untuk Agama Illahi ..

Rabu, 30 Mei 2012

RG-UG hari ini !!


RG-UG hari ini !!

Lelah mungkin kini kita rasakan dlam penat..
Jka kita jbarkan tak habis hayal yg kan sampai..
Hari ini kita kembali lewati tikungan tajam yg menyulitkan,setelah kmrin tepiskan tusukan duri yg menancap di dada..
Lelah? Memang sdah spantasnya kita rasakan..
Lapar,haus,dahaga blum lgi hati yg berperang dlam kesakitan,
pemikiran yg brgejolak memprthankan argumen terbaik..
Jujur saja bru ku temui masalah yg trlalu menikung sjauh ini,
mslah organisasi kami dgn pihak lain yg membwa respon2 aktif bgi para anggotanya..
Saat kami dpat membrontak dgn ketidak adilan, saat kami hars dpt memprthankan hak kami..
Ia, memang ini hak kami, lalu kami memprthankanny?
Bkankah memg sdah menjdi tnggung jwb dan pikulan amanah?
Di kala gersang memikirkan adu argumen d antara kami dan mereka,
tanpa sadar, lelah smkin menguasai hati dan fisik kita,
maaf kawan, hingga yg lain mungkin merasa tak di perhatikan..
Namun bkan itu jwbnnya,
saya mencba memprthankan keutuhan kita..
Dan kita mencba melncarkan kepenatan..
Bukan saya tapi kita smua yg telah berhasil membuat "good programme"..
Silahkan tegur saya, saya akui ketidak tahuan ini..
Tpi kalian lbh tw,bgaimna keadaan dan kondisinya..
Kita hrus dpat menentukan pilihan d kala kita brada d ujung jurang,tdk mgkn kita terdiam,
lbih baik sdikit yg terselamatkan dari pda mesti celaka semuanya..
Biarlah hari ini menjadi pelajaran brharga bgi kita smua,
masalah yg kita hadapi adalah demi kdewasaan,dan plajaran bagi organisasi kita yg mesti lebih berkembang..
Laa yukallifullahu nafsan illa wus'aha..
Senyumlah kawan,
dan angkat jempol kalian krna itulah pnghargaan bgi kita smua..
Bgitu manis saat program tadi dpat terlaksana..
Hilang penat lain yg terfikirkan,karena acara yg tlh kami perjuangkan dn pertahankn menuai hasil yang ckup indah..
Semangat kwan,
tantangan lain sdh menunggu,dn kta mestilah siap melewatinya,
demi memetik kebahagiaan dlm kesuksesan itu,
perih = ikhtiar
manis = hasil
hasil yg manis -> di dpt dari ikhtiar dgn penuh keikhlasan melwati sgla kpedihan..
Allah sllu brsma kita.. ^^
RG-UG

Sahabat UG dengarkanlah ini !!!


Sahabat UG dengarkanlah ini !!!

Teringat akan untaian kata sahabat Abu Bakar r.a , yg ku simpulkan dlam bhasa sperti ini :
"aku terpilih menjadi pemimpin bkan brarti aku yg pling baik d antra kalian,namun krna kalian memberi kpercyaan kepadaku" ..
wahai shbat Ummahatul Ghad..
aku tak pernah menginginkan hal2 yg blum ak persiapkan,
hal lumrah yg d miliki s'tiap manusia,brupa ketdk adany persiapan namun mesti mejalani tuntutan dan ikhlas di dalamnya..
Mungkin nanti..
Saat smua sudah mulai berjalan,
aku yg hanya dengan bermodalkan bju putih abu ini, memang tak smestinya melakukan hal2 yg kini sdah mulai ku byangkan..
Rapat kmrin,barulah awal langkahku melaksanakan tuntutan ini, namun percyalah kawan, aku sngat ingin Ummahatul Ghad bangkit,
bersma kalian,Ghiroh Jihadku smkin tinggi..
Dan bersma kalianlah aku tak pernah ragu utk berdiri..
Allah sllu brsma kita,menaungi stiap lngkah dan perjlanan jihad ini..
Jikalau diri ini memimpin dlam tuntutan yg sesuai dgn Al-qur'an dan As-Sunnah mka bantulah aku utk sama2 mengemban amanah ini,
namun jka aku dlam kslahan,silahkan kalian tegur aku,
dan bolehlah kalian membenciku tp dgn benci yg brlandaskan peraturan Allah..
Akupun teringat perkataan s'org kawan :
RG-UG adalah aplikasi amal,dan rapat adalah pintu untuk membuka amal tersebut..
UG ini adalah milik kita,
lihatlah tngan kalian,di sanalah terdapat masa dpan UG,dlam genggaman kalianlah kesuksesan UG itu akan hadir..
kita hari ini adalah penentu UG d msa yg akn dtang..
Sudikah kalian,
membuat suram masa dpan UG dgn ketidak seriusan kita dlam menjlankan UG hari ini??
Marilah Sukseskan UG kita dgn prinsip ABC,
A : ambil yg baik
B : buang yg buruk
C : ciptakan yg baru..
Kita terjang masalah yg menghadang dgn kunci HHN :
H : hadapi
H : hayati
N : ni'mati
Semangat Sobat!!
Banaatul Yaum,
Ummahatul Ghad,
Hayatuna kulluha ibadah,
Ana muslim qobla kulli syaiin..
Salam Jihad Ummahatul Ghad.. ^^

Masa Muda Mau di Bawa Kemana


Masa Muda Mau di Bawa Kemana

Kmna lg ku hrs mencri kdamaian d tngah kramaian..
Dmna lg akn ku dpati kawan d tengah nanarny keadaan..
Saat dunia bergelap dan cahaya terang itu hilang..
Yg tak ku rasakan ptunjuk pda sisiku dgn sesat yg ku buat..
Ku tau bukan tak ada,
Kau sllu brsmaku, namun aku,
niris aku mengaca pda driku sndri,
ak yg prgi dari cahaya.
Ak yg memalingkan dri dan mena'ati musuh nyataku..
Naif,saat Kau ku lupakan dgn ksibukan duniaku,
smentra Engkau slalu membri ksemptan ak tuk kembali..
Jalan itulah,
jlan yg bila ku ikuti adalah utk kebahagiaanku,
yg Kau janjikan ni'mat atasnya..
Ingin ku kembali ya Rabb,
aku ingn brubah dan tetap pda perubhanku,
pda perubahan yg membwa ku senantiasa dekat dgn Tangan2 RahmatMu,
yg memberiku damai d atas kekacauan,
yg memberiku cahaya d atas kegelapan..
Bukakanlah Mata ini ya Rabb,jgn smpai Engkau menutupku atasnya,
dgn Al-Qur'an yg menjadi pedoman dan Sunnah yg menjadi sandaran..
Tak dapat ku jadikan alasan dgn masa Remajaku utk ku brpaling dan bebas berkata "inilah masaku" tanpa ku hiraukan nasihat dari sisi kanan dan kiriku,
Tak harus ku ikuti hal lumrah yg terjadi dgn alasan
"di carek asa di titah"
Ini memang Masaku utk menentukan siapa aku nantinya,namun bukan berarti bebas tanpa batas dgn smua yg ada harus ku ikuti bgitu saja, karena ku yakin akan Lebih Indah jika ku Berkarya untuk Tuhanku.. 
Kini bersama kalianlah aku ingin mengukir indah setiap detik di masa-masa ini..
Dalam wadah keorganisasian d bwah panji Al-qur'an dan As-sunnah..
Karena PertolonganMu adalah bersama Al-Jama'ah..
Rahmatilah setiap langkah ini ya Rabb dan Tuntunlah kami dalam cahaya terangMu..

Cahaya Itu Masih Ada


Cahaya Itu Masih Ada

tercekam dlam suasana hari yg smkin gelap terasa,
ktka pupus hrapan bkan krna ksmptan, tp krna rsa tkut yg menylimuti,
sudah smua ku tutup dan ku hpus,lelah terlalu hampa rasa hati dlm menapaki jlanan terjal berbatu yg tak mampu ku lalui, saat ku ayuh lbh keras,smua smkin menolak dan menghmpas,
ak trdiam,
"sudah cukup" brontakku dgn smua kegalauan ini,
haruskahku akhiri smua hrpan yg slalu ku azamkan dlu?
smua tlah brubah, tringat s'org "siti kecil" yg memliki byk harapn dan slalu optimis dlm pencpaian,
tp kni brbda,ia s'olah takut utk mencba,bhkan itu hnya utk "mencoba"..
sdkit ku terhmpas dlm lamunan,
hah,siapa dia??
tiba-tiba ia hadir membwa secercik sinar, tngannya hangat menyntuh jemari hati, ucapnya lembut menguatkan lngkah diri,
diakah yg Engkau trunkan sbgai penykong stiap nafas yg akn trhembus,stiap lngkah yg akn tertapaki,dn stiap ketaatan yg akan tersembahkan??
bersma sjuta hrpan,smua kmbli hadir, tak dpt ku pungkiri getaran ini kmbali ada, langkah tak mgkn ku sia-siakan lagi..
Allah membrkan yg trbaik bagi kehidupanku,dgn jlanNya yg slalu misteri namun nyata adanya.
Aduhai "engkau" disana, tiada kata dpt terungkap, hanya harapan hati yg tergumamkan :
"tetaplah berperangai cahaya bagi stiap insan yg kau temui"
karena Allah senantiasa meyakinkan :
"cahaya itu selalu ada"
dan kini ku sadar bahwa
"cahaya itu masih ada"